CONTOH RPP TERBARU REVISI 2017
Sebagai seorang guru ataupun calon guru sudah bukan hal yang baru dengan namanya RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), dimana fungsinya menjadi pegangan guru dalam mengajar agar pembelajaran menjadi terstruktur dan tujuan pembelajaran tersampaikan.
Namun bagi sebagian guru dan mahasiswa calon guru yang masih kuliah di bidang pendidikan terutama di pendidikan guru sekolah dasar (PGSD), pada awalnya akan ada hambatan untuk membuat RPP dikarenakan selalu adanya pembaharuan dalam cara pembuatannya.
berikut saya beri satu contoh RPP untuk yang sedang belajar membuat RPP.
RENCANA
PELAKSANAAN PELAJARAN (RPP)
SATUAN PENDIDIKAN : SD
Negeri
TEMA : 6 (enam)
Lingkungan Bersih, Sehat, dan Asri
SUB TEMA :1 (satu) Lingkungan Rumahku
PEMBELAJARAN : 3 (tiga)
KELAS/SEMESTER : 1/2
MATERI POKOK : Bahasa Indonesia : Ungkapan
Matematika : Penjumlahan dan Pengurangan
PPKn : Aturan dalam
kehidupan
ALOKASI WAKTU : 5 X 35 Menit
HARI/TANGGAL :
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui
diskusi, siswa mampu menyusun menjelaskan aturan yang harus diterapkan di rumah
agar bisa meningkatkan kebersihan di lingkungan rumah.
2. Melalui
kerja kelompok, siswa mampu menunjukkan aturan yang harus diterapkan untuk
menjaga kebersihan rumah dengan percaya diri.
3. Melalui
penjelasan guru, siswa mampu menunjukkan kalimat yang merupakan ungkapan
petunjuk.
4. Melalui
permainan, siswa mampu menyusun kalimat ungkapan petunjuk dengan benar.
5. Melalui
fenomena sehari-hari yang dipilihkan guru, siswa mampu mengidentifikasi masalah
sehari-hari yang melibatkan proses pengurangan 2bilangan 21-40 tanpa teknik
meminjam.
6. Dengan
mengaji cara mengurangkan dua bilangan, siswa dapat mengomunikasikan hasil
pengurangan dua bilangan 21-40 tanpa teknik meminjam dengan benar.
B.
KOMPETENSI
DASAR DAN INDOKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
BAHASA INDONESIA
3.8 Merinci ungkapan penyampaian terima
kasih, permintaan maaf, tolong, dan pemberian pujian, ajakan, pemberitahuan,
perintah, dan petunjuk kepada orang lain dengan menggunakan bahasa yang santun secara
lisan dan tulisan yang dapat dibantu dengan kosa kata bahasa daerah.
3.8.1. menyusun kalimat
ungkapan petunjuk dengan benar.
4.8 Mempraktikkan ungkapan penyampaian terima
kasih, permintaan maaf, tolong, dan pemberian pujian, ajakan, pemberitahuan,
perintah, dan petunjuk kepada orang lain dengan menggunakan bahasa yang santun
secara lisan dan tulisan yang dapat dibantu kosa kata bahasa daerah dengan
4.8.1. Menunjukkan
kalimat yang merupakan ungkapan petunjuk.
PPKn
1.2 Menunjukkan sikap patuh aturan agama yang
dianut dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
2.2 Melaksanakan aturan yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari di rumah.
3.2 Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam
kehidupan sehari-hari di rumah.
3.2.1. Menjelaskan
aturan yang harus diterapkan di rumahagar bisa meningkatkan kebersihan di
lingkungan rumah.
4.2 Menceritakan kegiatan sesuai dengan aturan
yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah.
4.2.1. Menunjukkan
aturan yang harus diterapkan untuk menjaga kebersihan rumah dengan percaya
diri.
MATEMATIKA
3.4. Menjelaskan dan
melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan bilangan cacah
sampai dengan 99 dalam kehidupan seharihari serta mengaitkan penjumlahan dan
pengurangan.
3.4.1. Mengomunikasikan hasil
pengurangan dua bilangan 21-40 tanpa teknik meminjam dengan benar.
4.4. Menyelesaikan masalah kehidupan sehari-hari
yang berkaitan dengan penjumlahan dan pengurangan bilangan yang melibatkan
bilangan cacah sampai dengan 99.
4.4.1. Mengidentifikasi
masalah sehari-hari yang melibatkan proses pengurangan 2bilangan 21-40 tanpa
teknik meminjam.
C.
MATERI
PEMBELAJARAN
Bahasa Indonesia :
Ungkapan
adalah gabungan kata yang maknanya sudah menyatu dan tidak ditafsirkan dengan
makna unsur yang membentuknya. Ungkapan terdiri dari banyak hal seperti:
ungkapan terima kasih, permintaan maaf,
tolong, pemberian pujian, pemberitahuan, perintah, dan petunjuk.
PPKn :
Setiap rumah memiliki aturan
masing-masing terlebih untuk menjaga kebersihan.Jika rumah tidak memiliki aturan dalam menjaga
kebersihan, maka rumah menjadi kotor dan berantakan akibatnya kita jadi tidak
nyaman untuk tinggal dirumah.Apa saja yang perlu kita lakukan agar rumah bersih
dan rapi? Dengan cara menyapu, buang sampah pada tempatnya, merapikan barang
dan meletakkannya pada tempat, mengepel, mencuci pakaian dan piring dan
lain-lainnya.
MATEMATIKA :
Penjumlahan adalah penggabungan dua
jumlah atau lebih angka sehingga menjadi angka yang baru.Pengurangan adalah
pengambilan sejumlah angka dari angka tertentu.
D.
METODE
PEMBELAJARAN
·
Pendekatan : Saintifik
·
Model :
Picture and Picture
·
Metode :Ceramah,
Diskusi,Tanya jawab, Demonstrasi, penugasan
E.
MEDIA
PEMBELAJARAN
• Buku teks
• Gambar
suasana rumah yang berantakan dan kotor dengan slide
• Media hitung untuk menentukan puluhan dan
satuan berupa stik
• karet
untuk menentukan puluhan
F.
SUMBER
BELAJAR
·
Buku guru SD : tema 6 kelas I( buku
tematik terpadu kurikulum 2013, jakarta : Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, 2013)
·
Buku siswa SD: tema 6 kelas I(buku
tematik terpadu kurikulum 2013, jakarta : Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan, 2013)
G.
LANGKAH-LANGKAH
PEMBELAJARAN
KEGIATAN
|
DESKRIPSI KEGIATAN
|
ALOKASI WAKTU
|
KEGIATAN PENDAHULUAN
|
1.
Mengajak siswa berdo’a.
2.
Melakukan komunikasi dengan
mengabsen siswa.
3.
Memotivasi siswa dengan
menyanyikan lagu “si nyamuk nakal”.
4.
Melakukan apersepsi dengan
mengaitkan pembelajaran hari ini dengan pembelajaran yang telah lalu.
5.
Menginformasikan tentang tema yang
akan dibelajarkan yaitu tentang “lingkungan bersih, sehat dan asri” subtema “lingkungan
rumahku”, pembelajaran 3
6.
Menyampaikan tujuan pembelajaran
yang akan di capai setelah pebelajaran berlangsung.
|
10 menit
|
KEGIATAN INTI
|
1.
Guru membuat meja guru dan beberapa peralatan
berantakan
2.
Guru melakukan tanya jawab tentang apa yang telah
guru lakukan terhadap meja guru.
·
Apakah menurut anak-anak ibu meja ibu sekarang
bersih?
·
Apakah anak-anak ibu suka melihat meja ibu seperti
ini?
·
Apa yang harus ibu lakukan agar meja ibu enak
dilihat?
3.
Guru menampilkan gambar keadaan ruangan yang
berserakan dan ruangan yang bersih
4.
Guru meminta siswa untuk menilai manakah ruangan
yang lebih enak untuk dilihat dan betah untuk ditinggali.
5.
Guru menggali pengetahuan siswa tentang
kemungkinan yang akan terjadi apabila membiarkan rumah menajadi kotor.
Hasil
yang diharap:
·
Siswa mengetahui bahwa ruangan itu pasti tidak
nyaman untuk ditempati.
·
Akan ada serangga dan binatang lainnya yang suka
tinggal di ruangan kotor.
6.
Siswa diminta mendiskusikan dengan teman sebangku
tentang hal apa yang seharusnya mereka lakukan agar susana rumah menajadi
rapi dan bersih.
7.
Guru melakukan tanya jawab tentang hal apa yang
seharusnya mereka lakukan agar susana rumah menjadi rapi dan bersih.
8.
Guru mengkonfirmasi jawaban siswa tentang hal apa
yang seharusnya mereka lakukan agar susana rumah menajadi rapi dan bersih.
9.
Guru menampilkan gambar perilaku yang sesuai
dengan aturan kebersihan rumah dan perilaku yang tidak sesuai dengan aturan
kebersihan rumah.
10.
Kemudian siswa mengamati gambar pada halaman 17.
11.
Guru menuntun siswa menunjukkan perilaku yang
sesuai dengan aturan kebersihan di rumah.
12.
Guru memanggil perwakilan setiap baris tempat
duduk untuk maju ke depan kelas.
13.
Guru memberikan satu set kartu kata.
14.
Guru menjelaskan bahwa perwakilan kelompok akan
berlomba menyusun kartu-kartu kata tersebut menjadi ungkapan petunjuk.
15.
Sebelumnya guru mengingatkan kembali apa ciri-ciri
ungkapan petunjuk dan meminta salah satu siswa memberikan contohnya.
16.
Setelah semua siswa dirasa mengerti, permainan
dapat dimulai. Guru memberikan aba-aba sebelum masing-masing perwakilan
berlomba menyusun kalimatnya.
17.
perwakilan yang cepat berarti dia pemenangnya.
18.
guru melakukan
konfirmasi benar tidaknya kalimat yang sudah disusun oleh masing-masing
kelompok. Guru juga meluruskan jika ada hal yang kurang tepat.
19.
Setelah pertandingan selesai, siswa berlatih
menyusun kalimat ungkapan petunjuk secara individu dengan menyusun kata-kata
yang sudah disediakan.
20.
Guru membagikan LKS
21.
Siswa mengerjakan LKS bersama teman satu
bangkunya.
22.
Setelah semua siswa mengumpulkan tugasnya, guru
bercerita tentang seorang anak yang rajin membantu ibunya membersihkan
perabot di rumahnya. Tetapi dia belum bisa membersihkan semua perabotan
tersebut sendiri. Dia membantu ibunya sambil belajar tentang pengurangan
bilangan 21-40.
23.
Berdasarkan cerita tersebut guru mengarahkan siswa
untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada pada cerita tersebut yang
penyelesaiannya melibatkan proses pengurangan bilangan tanpa meminjam.
24.
Setelah mengidentifikasi masalah guru menjelaskan
cara menyelesaikan masalah yang melibatkan operasi pengurangan bilangan tanpa meminjamtersebut.
25.
Kemudian siswa mencoba menyelesaikan masalah
serupa yang diberikan oleh guru dengan menggunakan media hitung.
26.
Guru membagikan LKS
27.
Siswa menjawab LKS
dengan teman sebangkunya.
|
150 menit
|
KEGIATAN PENUTUP
|
1.
Guru mengulas kembali apa yang sudah dipelajari.
2.
Guru menyimpulkan apa yang telah mereka pelajari.
3.
Guru memberikan evaluasi kepada
siswa.
4.
Siswa menyampaikan perasaannya setelah mengikuti
kegiatan hari ini.
5.
Guru menyampaikan pesan moral.
6.
Mengajak siswa berdo’a.
|
10 menit
|
H.
PENILAIAN
HASIL PEMBELAJARAN
- Prosedur Penilaian
a. Penilain
Proses
Menggunakan format pengamatan
dilakukan dalam kegiatan pembelajaran sejak dari kegiatan awal sampai dengan
kegiatan akhir.
b. Penilaian
Hasil Belajar
Menggunakan instrumen penilaian hasil belajar dengan tes
tulis dan lisan (terlampir).
- Instrumen Penilaian
a. Penilaian
Proses
·
Penilaian
Kinerja.
a.
Penilaian Hasil Belajar
·
Isian
singkat.
·
Esai
atau uraian
Mengetahui
Guru Kelas
IC
................................
NIP.
|
Banda
Aceh, .... 2017
Mahasiswa
PPL,
...............................
NIM.
|
Menyetujui
Guru Pamong
......................................
NIP.
Komentar
Posting Komentar